Rabu, 10 Juli 2019

Merle Haggard - Narration #5

Memainkan musik sekarang bisa dilakukan dengan mudah kapan dan di mana saja. Cuma pakai satu handphone genggam, setiap orang bisa mendengarkan lagu atau melihat video musik favorit mereka melalui sebuah layanan offline atupun online.

Jika menginginkan memutar secara online, mereka musti terhubung dengan koneksi internet untuk dapat memainkan semua lagu yang mereka ingin mainkan.

Ada ribuan aplikasi pemutar lagu juga video musik online yang bisa dipasang ke perangkat smartphone atau komputer. Umumnya layanan tersebut gratis.

Merle Haggard - Narration #5

Jimmie Rodgers knew when the time was near
Jimmie Rodgers tahu kapan waktunya sudah dekat
But he still had a lotta songs he wanted to record
Tapi dia masih punya lagu yang ingin dia rekam
So he made arrangements to go from his home in Texas to Galveston and
Jadi dia membuat pengaturan untuk pergi dari rumahnya di Texas ke Galveston dan
then on farther by boat.
kemudian lebih jauh dengan perahu.
And he left the boat someplace on the east coast
Dan dia meninggalkan kapal di suatu tempat di pantai timur
and continued on to New York by train.
dan melanjutkan ke New York dengan kereta api.
But by the time he arrived in New
Tetapi pada saat dia tiba di New
York City he was so weakend by tuberculosis.
York City dia begitu lemah oleh TBC.

It was necessary for him to
Itu perlu baginya
have a cot in the recording studio so that he might rest in between songs.
memiliki dipan di studio rekaman sehingga ia dapat beristirahat di antara lagu
Amazingly his voice tho weak never broke while recording his last twelve
Hebatnya suaranya lemah yang tidak pernah pecah saat merekam dua belas terakhirnya
numbers Jimmie Rodgers used his last bit of strength for recording
angka Jimmie Rodgers menggunakan sedikit kekuatan terakhirnya untuk merekam
He died in a hotel in New York City on the night of May 26, 1933
Dia meninggal di sebuah hotel di New York City pada malam 26 Mei 1933
His railroad buddies paid Jimmie Rodgers his last homage
Teman-temannya kereta api memberi Jimmie Rodgers penghormatan terakhirnya
The engineer of the train upon which his body was placed pulled his quill
Insinyur kereta tempat tubuhnya ditempatkan menarik pena bulu
down to a sad low moan and this sound was maintained all the way to
turun ke erangan rendah yang menyedihkan dan suara ini dipertahankan sampai ke sana
Mississippi.
Mississippi.

His fans gathered at small whistle stops all along the route all
Penggemarnya berkumpul di halte peluit kecil di sepanjang rute semua
the way to Meridian.
jalan menuju Meridian.
Jimmie Rodgers rests today in Meridian Mississippi
Jimmie Rodgers beristirahat hari ini di Meridian Mississippi
In the shadow of the great locomotive he loved and sang of so well...
Dalam bayang-bayang lokomotif besar ia mencintai dan bernyanyi dengan sangat baik ...
The blue yodler has been gone almost 40 years
Yodler biru telah hilang hampir 40 tahun
But he left us one of the greatest legacies in country music
Tapi dia meninggalkan kami salah satu warisan terhebat dalam musik country

Tags: #M #Merle Haggard #Amerika

 



Previous
Next Post »

Posting Komentar